Cara Menjawab Pertanyaan Anak Batita

shares |

"Ada anak bertanya pada bapaknya
Buat apa berlapar lapar puasa"

Ini memang cuplikan sebuah lagu Bimbo. Tapi tahukah anda bahwa bertanya adalah sesuatu yang baik bugi anak. Karena bertanya akan membuktikan bahwa anak mulai belajar memahami objek objek yang berbeda. Namun bagaimana jika pertanyaan yang sama diulang ulang? Apakah anda orang tua? Pasti merasakan betapa anak bisa menguji kesabaran kita. Bahkan tidak sedikit orang tua yang kesal dan justru malah memarahi anaknya.
Tahukah bahwa anak memberondong pertanyaan demikian ada alasannya? Setidaknya alasan pertama adalah karena anak tidak puas dengan jawaban kita. jawaban kita tidak sesuai dengan keinginanannya. Bahkan ia bertanya terus cuma karena ingin cari perhatian. Kalo sudah begitu, orang tua harus pandai dan jeli dalam menjawab pertanyaan anak.
Yang kedua, lebih dikarenakan perkembangan kecerdasan si Anak. Dengan bertambahnya usia dan pengalaman, makaia makin banyak menemukan objek objek baru sehingga ia berusaha untuk mengetahui semuanya. Namun keterbatasan bahasa yang dimilkinya ia akan mengulang ulang pertanyaan yang sama untuk mendapatkan jawaban yang lengkap tentang sesuatu hal yang sedang menarik perhatiannya.
Sebagai orang tua, ada baiknya untuk bijak untuk menjawab pertanyaan pertanyaan anak. Yang pertama kali yang harus orang tua lakukan adalah mendengarkan dengan benar pertanyaan anak. Jenis pertyanyaan dan mengira apa yang hendak diinginkan anak dengan pertanyaan tersebut. Selanjutnya adalah menjawab dengan jawaban yang sederhana tapi tepat, bukan asal asalan. Menggunakan bahasa yang paling mudah dan sering digunakan anak akan memudahklan anak memahami jawaban kita.
Jangan pernah marah, baik itu langsung maupun hanya sekedar mimik muka. Anak butuh kasih sayang lebih. Ingat pesan Nabi saw, 7 tahun pertama manusia adalah Raja. Maka perlakukanlah ia sebagai raja. Apapun pertanyaanya jawablah dengan baik dan dengan senyuman. Anak akan merasa nyaman dan mudah mencerna jawaban kita.
Semoga bermanfaat

Related Posts

0 comments:

Poskan Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, Silahkan meninggalkan komentar :) | Nyepam pasti saya delete