SMP Gratis Ibu Pertiwi

shares |

Diantara masyarakat yang mengeluh dan mengkritisi pemerintah, ada sebagian yang justru bekerja, dan mengambil jalan hidupnya dengan cara cara yang unik. 

Sebutlah Ade Pujiati, ia dengan niatnya yang tulus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa , mendirikan sekolah gratis untuk anak-anak yang tidak mampu. SMP Gratis Ibu Pertiwi menjadi nama yang dipilihnya. Sekolah ini jangan dibayangkan seperti sekolah pada umumnya yang memilki gedung dan sarana yang memadai. Sekolah ini juga tidak memiliki murid ratusan atau ribuan. Namun, Sekolah sederhana ini memiliki banyak kelebihan yang mungkin tidak dimiliki sekolah sekolah lain.

Bersama 17 relawan yang menjadi tenaga pengajar, Ade mengasuh beberapa siswa yang tidak mampu untuk membayar sekolah. Kebanyakan para siswanya adalah anak dari para pemulung, tukang parkir dan pekerjaan tidak tetap lainnya. Meskipun setiap kelas hanya terdiri dari beberapa ssiswa saja, namun sudah meluluskan 20 siswa sejak berdirinya pada tahun 2007. Lulusan sekolah gratis ini tetap mendapatkan ijazah meski masih menginduk pada SMP Negeri 67, kecamatan Setiabudi, jakarta selatan.

SMP Gratis ibu pertiwi sampai saat ini masih berlokasi di kediaman ibu Ade sebagai tempat belajar mengajar anak didiknya. Meskipun begitu para tenaga pengajar tetap semangat, begitu pula dengan para siswanya. Di sekolah ini para siswa juga dibekali beberapa keterampilan yang bertujuan untuk membantu menopang ekonomi keluarga. Penambahan pelajaran keterampilan ini sungguh beralasan. Mengingat kebanyakan para siswa adalah dari keluarga yang tidak mampu, maka, kebutuhan akan ketera,mpilan yang menghasilkan rupiah harus dipelajari dan dikuasai. Para guru ketrampilan pun didatangkan untuk mengisi kebutuhan ini. Diantara pelajaran tambahan adalah tata busana, tata boga, kriya daur ulang dan seni musik. Dari pelajaran tambahan ini, beberapa siswa telah berhasil membuat robot dan dijual hingga 150.000 per biji. Ada juga diantara mereka yang berprestasi sampai mendapat beasiswa dari Kick Andy, seorang pemulung asal Sukabumi yang bernama Heriyanto. Dan beberapa prestasi dan kelebihan lain dari SMP Gratis ini yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Ibu Ade masih bercita cita memiliki gedung permanen dengan halaman yang luas agar para siswa bisa bermain dan belajar dengan lebih baik. Sekolah gratis ini masih dan akan tetap berjalan dengan uluran tangan para donatur, karena biaya operasional sekolah ini mencapai 14 juta perbulan. Mungkin pembaca ingin membantu perjuangan Ibu Ade Pujianti dan para relawan lainnya, silahkan hubungi SMP Gratis Ibu Pertiwi yang berlokasi di Jl Pancoran Timur VIII no 4 B, Kompleks Perdatam, Jakarta Selatan.

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, Silahkan meninggalkan komentar :) | Nyepam pasti saya delete