Ini Dia Puisi Imam Syafi'i tentang Imam Husain as

shares |

Tulisan ini aku dapat dari sebuah grup whatsApp, ga sempet kroscek tentang kevalidan informasinya. yang pasti ini penting untuk di share. nah jika ternyata ada kesalahan dan kekeliruan, silahkan dibetulkan.
inilah bunyinya:

Hatiku mengeluh, karena hati manusia sedang merana…

Kantuk tak lagi datang, susah tidur membuatku pusing…

Wahai siapa yang akan menyampaikan pesanku kepada al-Husain...?

Yang dibantai meski tak berdosa...

Bajunya seakan-akan dicelup basah dengan warna merah…

Kini bahkan pedang pun meratap, dan tombak menjerit…

Dan kuda yang kemarin meringkik, kini meratap duka…

Bumi berguncang karena tragedi yang menimpa keluarga Muhammad…

Demi mereka, gunung-gunung yang kukuh niscaya akan meleleh…

Benda-benda langit berguguran, bintang-bintang gemetaran…

Wahai cadur-cadur dirobek, demikian juga hati…!

Orang-orang yang bershalawat untuk dia yang diutus dari kalangan Bani Hasyim…

Mereka juga yang memerangi anak-cucunya…

Duhai alangkah anehnya…!

Jika aku dianggap berdosa karena cinta kepada keluarga Muhammad,..

Maka aku tak akan bertaubat dari dosaku itu...

[Kitab Diiwan al-Imam assyafii ra, at-Thab’ah Daarul-Kitaab al-’Arobiyyi, Beiruut- Lebanon, Syair ke 15, halaman : 48]
***

Pesan moral :

- Bila seluruh alam jagat raya saja meratap dan berduka, apalah lagi manusia yg memiliki akal dan hati nurani, menyaksikan tragedi pambantaian Sang Manusia Agung, al-Husain Cucu Nabi. Dibantai oleh "manusia-manusia binatang" biadab, yg telah lebih dulu membunuh hati nuraninya sebelum mencincang tubuh suci Sang Manusia seutuhnya.

- Betapa banyak kita saksikan orang yg bershalawat untuk Nabi, namun mereka jualah yg menyakiti Nabi dengan membantai cucu kesayangannya dan membenci para pecinta ahlul bayt-nya...
SUNGGUH IRONI...!!!

"Apakah ada seorang penolong yang ingin menolongku...???!" (al-Husain)
لـــبــيـــك يــا حـــســـيــن
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

SHARE* jika kamu memang bersimpati kepada Cucu Nabi
Atau...
ABAIKANLAH jika memang itu pilihanmu untuk mengabaikan derita yang menimpa beliau.
Wassalam

Related Posts

0 comments:

Poskan Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, Silahkan meninggalkan komentar :) | Nyepam pasti saya delete