Ada Apa Setelah Kematian?

shares |

Dalam wasiatnya kepada Imam Hasan (saw), Imam Ali (saw) berkata, "Wahai anakku, ketahuilah bahwa Anda telah diciptakan untuk akhirat, bukan untuk dunia ini, untuk kefanaan (di dunia ini) bukan untuk kekal, dan untuk mati, bukan untuk hidup. Anda berada di suatu tempat yang bukan milik Anda, sebuah rumah untuk membuat persiapan, dan suatu lorong ke arah dunia berikut. Anda sedang dikejar-kejar oleh kematian dimana orang-orang melarikan diri tak dapat luput darinya, karena (maut) itu pasti akan menyusulnya. Maka, berjaga-jagalah atasnya agar ia tidak menyusul Anda pada suatu saat ketika Anda dalam keadaan berdosa dan Anda sedang berpikir tentang bertaubat tetapi ia menciptakan halangan antara Anda dan taubat. Dalam hal demikian Anda akan menghancurkan diri Anda sendiri.. " (Nahjul Balaghah, Surat 31)

alam-kuburPara manusia suci senantiasa mengingatkan kita, bahwa kematian adalah sesuatu yang sangat dekat. Dunia hanyalah tempat sementara, sebuah tempat persinggahan sementara untuk menuju tempat tinggal yang sejati. Sedangkan akhirat adalah tempat tinggal yang permanen untuk selamanya. Akhirat akan  dimulai dengan hidup di alam kubur, diikuti oleh tahap Barzakh, terus sampai hari kiamat (Qiyamat), sampai kita bisa akhirnya masuk surga dan atau neraka.

Setiap fase kehidupan akhirat memiliki kondisi yang berbeda, ini semua tergantung pada perbuatan manusia di dunia yang sangat singkat ini. Di dunia yang sangat singkat ini, manusia semestinya mengumpulkan perbekalan sebanyak banyaknya untuk menempuh perjalanan yang sangat panjang tersebut. Kita mengira bahwa kehidupan setelah kematian adalah sesuatu yang tidak penting sehingga kita melupakan perbekalan kita. Jika hidup di dunia ini bukanlah kehidupan yang sebenarnya tentu setelah berpisahnya jasad dengan ruh, aka nada kehidupan hakiki yang mesti dijalani. Dan kita akan tahu bahwa setiap kita menjalani sebuah kehidupan, maka yang kita butuhkan adalah bekal. Marilah kita mengenali medan seperti apa yang akan kita jalani di kehidupan setelah dunia fana ini.

Sebelum kita kecewa dan merana karena telah lupa membawa bekal. Sebelum sakit hati yang teramat sangat saat kita ga membawa peralatan satu pun dalam menempuhi perjalanan kehidupan abadi. Mengetahui dan mengenal medan adalah sebuah tindakan orang bijak sebelum melakukan perjalanan. Wawasan dan ilmu pengetahuan tentang akhirat menjadi sangat penting dimana hal ini adalah sebuah peta yang harus kita kuasai.

Darimana kita akan memulainya? Wawasan tentang alam akhirat akan dimulai dengan mengingat kematian. Rasa hati dan kemauan memikirkan tentang kematian menjadi jalan pembuka untuk mendapatkan wawasan kehidupa setelah kematian.
alam setelah kematian

Wahai anakku, banyak-banyaklah mengingat kematian dan tempat ke mana Anda pergi secara tiba-tiba dan (mesti Anda) capai setelah mati, sehingga bilamana hal itu datang, Anda sudah sedia beijaga-jaga terhadapnya dan telah mempersiapkan diri untuk itu dan ia tidak datang kepada Anda dengan amat sangat mendadak lalu mengejutkan Anda. Berhati-hatilah, agar jangan tertipu oleh sandaran orang kepada godaan dunia dan kesibukan mereka atasnya. Allah telah memperingatkan Anda tentang itu, dan dunia telah memberitahukan kepada Anda tentang sifatnya yang fana, dan telah membukakan tabimya kepada Anda tentang kejahatan-kejahatannya.

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, Silahkan meninggalkan komentar :) | Nyepam pasti saya delete